Full version dari artikel ini dapat di donlot disini |
Merasa kurang aman dari gangguan virus jahat yang senantiasa menginfeksi computer kamu? Merasa anti virus tidak lagi mempan menghadapinya? Saat nya kamu mengatasi nya sendiri, ga perlu anti virus, ga perlu update cuma perlu kejelian kamu melihat virus tersebut.
Virus sama hal nya dengan program. Hanya saja program ini untuk kepentingan yang merugikan kita ataupun menghancurkan sistem di computer mu. Memakan file, menghilangkan beberapa fitur penting, dan terkadang yang menjengkelkan adalah membuat sistem hang/crash yang bisa berakibat fatal buat kondisi hardware mu.
Beberapa tips dan trik aman dari virus tanpa anti virus, bisa kamu lihat dibawah :
- Mematikan Autoplay
Jaman sekarang virus menular lewat Flashdisk, biasanya pada flashdisk terdapat file induk virus beserta pemicunya (bernama autorun.inf). Ketika kamu memasukkan flashdisk yang terinfeksi virus bisa saja virus tersebut langsung menginfeksi komputermu, karena secara default sistem Windows mempunyai fitur autoplay. Fitur ini memberikan kesempatan suatu pemicu virus dapat langsung berjalan tanpa sepengetahuan kita, yang pada akhirnya pemicu tersebut menjalankan induk virus sehingga menginfeksi sistem computer kita.
Langkah aman pertama adalah mendisable/me-non-aktif-kan fitur autoplay. Caranya adalah - Buka RUN, ketik “regedit” (tanpa tanda petik).
- Cari HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
- Lihat suatu string bernama “NoDriveTypeAutoRun”, isikan b5 (hexadecimal) atau 181 (decimal). Nilai tersebut akan menonaktifkan setiap fungsi autoplay baik dari flashdisk maupun CD-ROM.

- Tutup jendela
- Kembali buka RUN, ketik “gpedit.msc”
- Akan terbuka jendela baru, pilih Computer Configuration, kemudian Administrative Template, kemudian System. Cari “Turnoff Autoplay”, double klik.
- Pada jendela Properties nya, pilih “Enable”, dan Turn off autoplay on “All drives”.

- Restart Window kamu.
- Memperlihatkan informasi detail file-file kamu
Disini kamu memerlukan kejelian dan kedisplinan kamu untuk memeriksa isi2 file di flashdisk yang baru kamu tancapkan. Memastikan ada tidaknya file pemicu virus (autorun.inf) beserta file induknya. Untuk memudahkan kamu memastikannya, kamu perlu memperlihatkan informasi yang mendetail pada setiap file di dalam flashdisk mu. Ga serumit yang kamu bayangkan kok. - Buka Window Explorer. Pilih Tools -> Folder Option -> View.
- Pada sederetan fitur-fitur disana, cari dan aktifkan “show hidden files and folder”, cari dan non-aktifkan “hide extensions for known file types”, “hide protected operating system files”.

- Cek autorun.inf dan lihat dimana virusnya
Kalo kalian menemukan pemicu virus nya, jangan kalian double klik, karena itu berarti akan mengeksekusi virus untuk masuk ke dalam sistem computer kita. Cukup klik kanan -> Open With -> cari program “Notepad”. Lewat notepad akan terlihat perintah untuk mengeksekusi file induk virus. Sehingga kita tahu yang mana file induk virus tersebut. - Hapus segera virus dari storage
Jika sudah berhasil mengidentifikasi pemicu virus beserta induknya maka segera hapus dari flashdisk untuk menghindari penularan lebih banyak.
Lewat settingan ini, maka setiap file2 di flashdiskmu akan terlihat ekstensi dibelakang nama_file. Misal, jika file jenis mp3 maka namanya nama_file.mp3. Jika file jenis video maka namanya menjadi nama_file.mpg.
Nah, biasanya virus selalu berjenis application dengan ekstensi .exe ataupun .src dengan menyamarkan icon nya bergambar folder ataupun word. Jadi hati-hati jika melihat file aneh semacam ini.
Lalu settingan diatas tadi juga memperlihatkan pemicu virus (autorun.inf) yang seringkali disembunyikan agar tidak tampak kasat mata. Biasanya icon pemicu virus tersebut sedikit membayang karena ter-hidden.

Sebenarnya cara diatas dapat dipermudah dengan melaksanakan point 1 dan 2, kemudian mengingat-ingat file2 yang ada di dalam flashdisk kamu, sehingga ketika ada file yang asing di dalam flashdiskmu bisa diduga itulah virus.



